Saat pekerjaan kantorku hampir selesai Nadia datang menghampiriku“masih marah ya?, maaf deh lain kali gue bakal ngasih tau lo dulu kalo gue mau berimprovisasi” suara Nadia terdengar pelan penuh penyesalan,“Nggak, gue nggak marah.. Vidio Sex Nadia tertawa lepas sambil memandangiku.“nah, bibir lo udah nggak perjaka lagi.,, sapa dulu dong gurunya.” Ujar Nadia sambil menepuk dadanya“gila juga lo ya,.. “gue ke kantor dulu, pulangnya mungkin agak kemaleman” ujar Nadia sambil mengenakan sepatu di ruang tengah. Pemeran wanita di film itu hanya menggumam takkaruan.Beberapa menit kami menyaksikan film itu. Waktu terasa begitu lambat berjalan, setelah semua pekerjaanku di kantor selesai kuputuskan untuk pulang dan beristirahat. Di kamar Nadia sudah berada di atas tempat tidur, kakinya yang jenjang dan putih membuat suasana hatiku tak-karuan. Kujilat melingkar membentuk huruf O disekitar putingnya dan ujung putingnya ku sentuh perlahan menggunakan ujung lidahku. Sesampainya di rumah, kuputuskan untuk mandi dan langsung menonton tv. “baju bola gue tuh?.”tanyaku
“iya..,, emang istri itu nggak boleh pake baju suaminya?” tanya Nadia balik,“nggak juga




















