Tapi
aku mau lebih. “Aaa .. Bokep Twitter Dan …
“mmmmhhhh ….” bibirnya sudah menyerbu bibirku dan
melumatnya. Kubuka mataku, kupegang kuat-kuat kedua telapak
tangannya dan kutahan agar Mbak Mira tidak jatuh ke belakang. “Nih, minum dulu, habis itu mandi,” kata Mbak Mira sambil
menuangkan air dingin ke dalam gelas. “Kamu bete, karena malem ini kamu nggak bisa ngapa-ngapain
sama Farah, ya kan?” aku hanya tersenyum, Mbak Mira yang tadinya tutur katanya
halus dan ramah berubah seperti itu. “Hampir lupa ya?” lagi-lagi hidungku jadi sasarannya waktu
Mbak Mira mengucapkan kata-kata itu.Selama di bus dalam perjalanan pulang aku memejamkan mata
sambil mengingat-ingat pengalaman yang baru saja ku dapat dari Mbak Mira. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemilihan dimaksudkan sebagai regenerasi dan
anak-anak kelas 3 sudah tidak boleh lagi dipilih jadi pengurus, kecuali
beberapa orang pengurus inti yang bakalan “naik pangkat” jadi penasihat.Usai rapat, aku bergegas mau langsung pulang, soalnya sorenya ada acara rutin
bulanan: pulang ke rumah orang tua di kampung.




















