“Oh, baik Tuan, tapi saya ganti baju dulu ya?” katanya, berharap saya keluar dulu karena dia belum ganti pakaian.“Gak usah Mbak, disini saja. Bokep Tante Kami biasa memanggilnya Mbak Narti saja.Mbak Narti usianya 35 tahun, berperawakan sedang, kulitnya putih bersih, dengan rambut hitam legam sebahu. Dia membungkuk merapikan sprei tempat tidurku, karena posisinya menghadap kearahku, tampak kedua buah dadanya bergoyang-goyang. “Yah, dua-duanya deh!” jawabku sekenanya.Sebenarnya aku penggemar duren, tapi kali ini aku puas dengan “duren” Mbak Narti yang bisa belah sendiri.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Tapi tanpa berkomentar dia sudahmenarik tangan kiriku dan mulai meijatnya dari telapak tangan. Oh, ya hampir semua T-Shirtku warnanya putih sebab tampak bersih dan sederhana. Aku bekerja disalah satu perusahaan kontraktor swasta nasional dengan posisi yang cukup baik sehingga secara finansial aku hidup berkecukupan.














