Ini di mana?” jawab bu Heidy
“Masih di toko buku, ini hampir selesai. Bokeb Tapi di balik itu dia takut apabila di suatu waktu harus berpisah denganku, ketika nanti saya menikah. Aku mendekatkan senjataku pada selakangannya yang terbuka lebar itu, lalu memasukkan. Serasi sekali. Pada latar belakang pemandangan terlihat gunung menjulang tinggi, aku berkata;
“Saya pernah naik ke sana Bu..” kataku tanpa ditanya. Keesokan harinya seperti biasanya aku mengerjakan pekerjaan rumah, mencuci mobil, tapi ayah melarangku, karena mobilnya masih cukup bersih. Seperti biasanya aku mengerjakan pekerjaan rumah, mencuci mobil dan mengepel. Tapi jangan sampai mengganggu kuliahmu, lho” katanya sambil senyum. Apakah pengaruh permainan kemarin sore, terlalu banyak gerak? Waktu menunjukkan pukul setengah tujuh malam, kami berdua mulai bercumbu lagi, rasa dan perasaan serta nafsu menyatu menghangat kembali. Dan dia mengelus rambutku dengan lembut. Kemudian seluruh wajahku kupakai untuk mengusap seluruh gunung kembar milik bu Heidy dan sesekali meremas keduanya dengan lembut. Sementara itu kedua tangannya merangkul bahuku dengan membelai-belai punggungku. Sore itu dia memakai




















