“Oh… besar amat”, katanya. Aku sudah tidak tahan lagi, ini saatnya yg kutunggu-tunggu. Bokep Barat dgn sedikit agak gugup Ibu Linda kebingungan sambil menarik kembali tangannya, dgn sedikit usaha aku harus merayu terus sampai dia benar-benar bersedia melakukannya.“Okey, sorry ya Bu, aku sudah terlalu lancang terhadap Ibu Linda”, kataku.“Nggak, aku kok yg salah memulainya dgn meladenimu bicara soal itu”, katanya.dgn sedikit kegirangan, dalam hatiku dgn lembut kupegang lagi tangannya sambil kudekatkan bibirku ke dahinya. Cup… dgn begitu lembutnya aku merasa kelembutan bibir itu. Dia bertanya.“Lhoo kamu kok sendirian dan akhir akhir ini saya lihat kamu sering ngalamun”jangan jangan ngalamun dgn mantan paarmu itu ya”“heeeehee ibu tau aja ya begitulah ibu”jawabkuMemang aku juga sering curhat soal pribadi dgn ibu Linda, karena dia sudah aku anggap seperti kakak keduaku dan tahu akan banyak hal.“pantesan saja kamu akhir akhir ini selalau murung memikirkan dia terus ya???”Sering aku bercerita dgn Ibu Linda sampai suatu ketika terjadi kejhadian tersebut.Begitu dekatnya aku sama Ibu Linda sampai suatu waktu aku




















