Sejenak Ibu Diva terdiam, memandangku, mempererat pelukannya dan seakan enggan melepaskannya.“Bu, eh..Mbak, udah dong, malu ntar dilihat orang” KatakuDia pun melepaskan pelukannya, dan kami menuju ke mobil dengan keadaan Ibu Diva sedikit pincang kaki nya. Aku yang sudah naksir dengannya pun tak menolak dengan ajakan tante Diva itu. Bokep India Tengah malam kurang sedikit, kami sampai di rumah Ibu Diva, karena aku sudah terbiasa pulang pagi, jadi kudahulukan untuk mengantar kerumahnya untuk memastikan keadaannya. Waktu itu umurku baru 23 tahun.Hingga akhirnya suatu sore saat aku sedang mau meminjam buku, aku dipanggil tante Diva.“Kamu mala mini ada acra gak dik??” tanya tante Diva.“Eeemmm..gak ada sih tante, emang kebapa tante?” jawabku.“Kamu mau gak temenin tante nonton konser” ajak tante Diva.“boleh-boleh aja siih tante, Konser dimana tante” jawabku.“di café …..” tante Diva menyebutkan sebuah nama café.“Oke deeeh tante” jawabku.“Tunggu sebentar ya, tante mau ganti baju dulu” ucap tante Diva.“Iyha tante” jawabku singkat. Wanita 35 tahun yang bekerja sebagai staf disebuah kantor provinsi.




















