“sini,” ujar Nadia sambil membetulkan posisi bantal yang berada di sampingnyaKurebahkan tubuhku tepat disampingnya dan langsung kupejamkan mataku, berharap tidak terjadi hal-hal yang aneh malam itu. Namaku ****, karena merupakan anak satu-satunya , kedua orangtuaku sangat ingin cepat-cepat memiliki cucu darikuWanita itu namanya Nadia, dia seumuran denganku dia juga bekerja di salah satu perusahaan swasta sebagai general manager. Bokep Montok “nggak ngantor?” tanyaku basa-basi, jantungku berdetak kencang saat selesai bertanya ida menaruh tangannya di pahaku, dan menatapku dengan matanya yang indah,“jam sembilan lewat dikit baru gue berangkat, lo?” tanya Nadia balik. jadi kalo nanti kita ciuman, itu jadi first kiss lo dong?”Masih dalam keadaan bingung dan malu, Nadia menganggkat wajahku yang tertunduk malu. Pagi itu Nadia menggunakan hotpants dan baju kaos oblong yang kebesaran, membuatnya semakin terlihat sexy.




















