Aku tak sadarkan diri.Aku terbangun di ruangan itu lagi. Vidio Bokep Seperti saat ini, aku dibaringkan di lantai dengan kondisi telanjang bulat. Dia mengatakan kalau itu bentuk pemujaan terhadap tubuh wanita. Hanya mengenggam leherku saja.Slurppp…. Aku tidak pernah merasa setakut ini dalam hidupku. Kondisinya sama seperti gadis yang ku lihat sebelumnya di hari pertama aku di sini. Aku menggeleng ketakutan, dia tertawa. Akhirnya gadis itu tak bergerak lagi.Ahhh.. Tentu saja aku jijik dan mual ketika menuruti perintahnya, tapi ya itu tadi, entah kenapa aku juga horni. Namun aku menyukai semua yang mereka lakukan padaku tadi. Aku melakukannya tanpa protes. Ah, gila! Gilanya aku malah orgasme begitu pisau itu digesekkan di leherku. Tapi entah kenapa, sesaat aku tadi horni melihat gadis itu meronta kehilangan nyawanya.“Hehehe, bagus sekali Mita… kamu berbakat… Nah… sekarang kamu lanjutkan… keluarkan organ dalamnya” suruh pak Jun kembali lanjut menciumi dan menggerepeku.“O..oke…” jawabku.Begitulah, pak Jun terus menggerepeku dan mengajakku berciuman saat aku melakukan intruksinya.




















