Sementara itu, semua laki-laki di ruangan itu membuka bajunya hingga bugil dan mulai mengocok penis mereka sendiri sampai tegang. Bokepindo Fitri memang selalu mencukur bulu-bulu kemaluannya dan merawat vaginanya sendiri. Walaupun vagina Fitri sudah basah oleh air liur Angga dan cairan vagina Fitri yang keluarNamun Angga masih merasakan kesulitan saat memasukkan penisnya, karena vagina Fitri yang perawan masih sangat sempit. Tidak ada orang di situ. Namun penderitaannya belum berakhir sampai di situ. Setelah selesai mencukur bulu kemaluannya sampai habis, Fitri mulai memasukkan gagang pisau cukur itu ke dalam vaginanya dan menggerak-gerakkannya keluar masuk perlahan-lahan. Hampir sepuluh menit Eka memompa vagina Fitri dengan kasar, membuat vagina Fitri semakin terasa licin dan longgar.Sebelum mencapai puncaknya, Eka mencabut penisnya dari vagina Fitri dan memaksa Fitri untuk menadahkan kedua telapak tangannya untuk menampung spermanya. Bulu kuduk Fitri merinding mendengar itu, dia tidak dapat membayangkan apa yang akan mereka lakukan terhadap dirinya, ketika Anto mendekati dirinya dan melepaskan ikatannya. Iwan memaksa Fitri untuk terus menggerakkan pinggulnya naik




















