Candra sudah mulai mengarahkan penisnya ke vaginaku, tentu saja aku ketakutan, aku mencoba melawan. Aku rasanya ingin sekali mengakhiri hidupku ini. Bokep Montok “Masuklah…”, katanya sambil tersenyum, lalu pintu ditutup dan dikuncinya.“Mau mu apa?”, aku bertanya langsung. Apakah ia merekam hubungan seks ku dengan Mas Wahyu?Tubuhku langsung gemetaran, mungkin wajahku juga pucat. Aku tidak mungkin melayani pria cabul ini. Sungguh gawat jika Chandra menyebarkan video itu. Biasanya aku main ke kamar Mas Wahyu jika sedang bete, dan kadang-kadang dia yang naik ke lantai dua untuk mengunjungiku jika ia merasa ingin bercinta.Aku masuk ke kamarku seperti biasa, pulang dari sekolah, mandi dan segera istirahat. Baru saja beberapa lama aku mengenal Mas Wahyu yang tinggal satu kost di sini, aku sudah mendapatkan musibah. Awalnya aku bakal berpikir hubungan kami akan berlanjut ke jenjang yang lebih serius, namun pupus sudah harapanku, bukan saja aku akan dilamar Mas Wahyu, aku malah mendapatkan musibah yang lebih besar lagi. Video yang ia tunjukkan itu adalah video hubungan seks ku




















